Menu

Dark Mode
DPRD Kota Bogor Desak Pemkot Percepat Penanganan Lonjakan Kasus HIV Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor Proyek ‘Misterius’ China Lahirkan Hewan Yak Tibet Hasil Kloning China Gelar ‘UFC’ Robot Pertama di Dunia, Kepala Sampai Copot Cara Pakai Kuota Internet Rollover dari Telkomsel, Indosat, Hingga XL

Kabar Lifestyle

Kapal Induk Tercanggih China Diresmikan, Teknologinya Mirip AS

badge-check


					Kapal Induk Tercanggih China Diresmikan, Teknologinya Mirip AS(Foto: CGTN)
Perbesar

Kapal Induk Tercanggih China Diresmikan, Teknologinya Mirip AS(Foto: CGTN)

Kapal induk terbaru dan tercanggih milik China, yaitu Fujian, secara resmi telah mulai beroperasi. Ini merupakan langkah besar bagi Beijing dalam upayanya mengejar dominasi angkatan laut Amerika Serikat.

Presiden China menghadiri upacara peresmian kapal induk Fujian di pelabuhan militer di Sanya, Pulau Hainan. Fujian merupakan kapal induk ketiga sekaligus paling maju kepunyaan China, dilengkapi dengan ketapel elektromagnetik (EMALS) yang mampu meluncurkan tiga jenis pesawat tempur.

Teknologi baru ini, yang dikenal sebagai EMALS (Electromagnetic Aircraft Launch System), memungkinkan pesawat lepas landas dengan beban senjata dan bahan bakar yang lebih berat, sehingga dapat menyerang target musuh dari jarak yang lebih jauh.

Satu-satunya kapal induk lain di dunia yang menggunakan sistem EMALS adalah USS Gerald R. Ford milik Angkatan Laut AS, yang mulai beroperasi menggunakan sistem tersebut tahun 2022.

Mengutip dari Detik, Sabtu (8/11/2025), keputusan mengadopsi teknologi EMALS pada Fujian disebut-sebut merupakan keputusan pribadi Xi Jinping. Lebih dari 2.000 personel AL China dan pekerja konstruksi kapal induk menghadiri upacara peresmian, sedangkan Xi bergabung dengan pasukan kehormatan dalam upacara pengibaran bendera.

Setelah itu, Xi meninjau kapal, termasuk ruang makan awak, dan bahkan sempat menekan tombol uji coba ketapel kapal. Tiga posisi ketapel peluncuran terlihat di geladak penerbangan, bersama sejumlah pesawat berbasis kapal induk seperti J-35, J-15T, dan KJ-600. Adapun kapal induk kedua China, Shandong, ada di dermaga terdekat.

Fujian diluncurkan pada tahun 2022 dan memulai uji coba laut pada tahun 2024. Peresmiannya lama dinanti di China, di mana modernisasi militer yang pesat menjadi kebanggaan nasional.

Di media sosial China, kabar peresmian Fujian menjadi topik paling populer, dengan tagar “Kapal induk pertama negaraku dengan ketapel elektromagnetik resmi beroperasi” menembus lebih dari 10 juta tayangan hanya dalam satu jam.

China kini memiliki angkatan laut terbesar di dunia, meluncurkan kapal perang berteknologi tinggi dalam kecepatan luar biasa di bawah kepemimpinan Xi Jinping, seiring agresifnya negara itu dalam klaim teritorial di Laut China Selatan.

Dari segi jumlah kapal, armada laut Beijing kini sudah melampaui Washington. Galangan kapal China mampu memproduksi kapal baru dengan kecepatan jauh lebih tinggi. Namun, AS masih mempertahankan keunggulan teknologi signifikan dan punya lebih banyak kapal induk yang siap operasional.

Kapal induk AS bertenaga nuklir, memungkinkannya terus beroperasi di laut. Sementara Fujian menggunakan bahan bakar konvensional, sehingga perlu singgah di pelabuhan atau bertemu kapal tanker di laut untuk mengisi bahan bakar.

Meski telah mengadopsi teknologi EMALS, dua mantan perwira kapal induk AS mengatakan operasi udara Fujian kemungkinan hanya mampu berjalan sekitar 60% dari kecepatan kapal induk AS berusia 50 tahun, karena konfigurasi geladaknya.

Fujian juga menjadi kapal induk pertama Tiongkok yang tidak menggunakan landasan miring (ski-jump) seperti pada dua kapal induk sebelumnya, Liaoning dan Shandong, yang mengandalkan daya dorong pesawat untuk lepas landas.

Kapal ini banyak dipuji di dalam negeri sebagai bukti China telah muncul sebagai kekuatan besar kapal induk. Dengan bobot 80.000 ton, Fujian menjadi kapal yang paling mendekati kelas Nimitz milik Angkatan Laut AS, yang memiliki bobot sekitar 97.000 ton.

China juga sudah membangun kapal induk berikutnya, dikenal sebagai Type 004, dan diperkirakan tidak hanya menggunakan teknologi EMALS, tapi juga dibekali tenaga nuklir.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Proyek ‘Misterius’ China Lahirkan Hewan Yak Tibet Hasil Kloning

26 July 2026 - 15:56 WIB

China Gelar ‘UFC’ Robot Pertama di Dunia, Kepala Sampai Copot

26 July 2026 - 15:52 WIB

Cara Pakai Kuota Internet Rollover dari Telkomsel, Indosat, Hingga XL

26 July 2026 - 15:49 WIB

Google Konfirmasi Kenaikan Harga Pixel 11, yang Lama Juga Kena

26 July 2026 - 15:43 WIB

Bocah 9 Tahun Bikin Museum dan Sabet Guiness World Record

24 July 2026 - 11:41 WIB

Trending on Kabar Lifestyle