Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Bogor

Pengawas Koperasi Merah Putih Diberi Pelatihan

badge-check


					Pelatihan bagi pengawas koperasi merah putih di Kota Bogor. (foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Pelatihan bagi pengawas koperasi merah putih di Kota Bogor. (foto: Kominfo Kota Bogor)

Kota Bogor-Agar tata kelola koperasi berjalan akuntabel dan transparan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor, menggelar pelatihan bagi pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kota Bogor di Hotel Grande Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Senin (27/10/2025).

Menurut Dedie Rachim, pelatihan bagi pengawas penting agar mereka memahami skema utama dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sehingga pembentukan Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.

Koperasi ini tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan usaha masyarakat lainnya, tetapi untuk berjalan berdampingan dan maju bersama demi Indonesia yang lebih sejahtera.

“Tadi saya meminta para pengawas untuk memahami program Asta cita Presiden Prabowo Subianto. Presiden ingin agar daerah mengimplementasikan apa yang menjadi pemikiran dan harapannya. Koperasi ini diarahkan untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan yang maju dan berkembang,” ujar Dedie Rachim.

Koperasi Merah Putih diharapkan benar-benar mampu menggerakkan ekonomi dari bawah melalui berbagai skema usaha. Misalnya, ikut berperan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), memanfaatkan limbah dari proses MBG, hingga mengembangkan bidang usaha lain, seperti klinik atau apotek, sembako, sayur mayur, dan sebagainya.

Dedie Rachim menegaskan bahwa para pengawas perlu memahami konsep tersebut agar tidak muncul anggapan bahwa Koperasi Merah Putih bersaing dengan usaha rakyat lainnya.

“Tidak ada dan tidak boleh koperasi bersaing dengan usaha rakyat lainnya. Koperasi harus maju dan berjalan bersama,” tegas Dedie Rachim.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para pengawas dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam prinsip serta tata kelola koperasi, memperkuat kemampuan pengawasan dan pengendalian, menumbuhkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan, meningkatkan kinerja koperasi agar lebih efektif dan efisien, membangun kepercayaan anggota dan masyarakat, serta menggali dan menggerakkan potensi ekonomi di wilayah masing-masing untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor

24 September 2026 - 21:46 WIB

Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

24 September 2026 - 16:12 WIB

Dedie Rachim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bogor

24 September 2026 - 16:01 WIB

DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking

24 September 2026 - 15:52 WIB

Trending on Kabar Bogor