Bogor – Komite sekolah di Kota Bogor ini patut ditiru dan diaplikasikan di sekolah lainnya. Ketua Komite SMPN 22 Kota Bogor Billy Adhiyaksa mengaku emoh (tidak mau) meminta uang dari orang tua siswa untuk mendukung program pendidikan di sekolah tersebut, dan memilih kolaborasi dengan pihak swasta dan korporasi.
“Pada prinsipnya, komite sekolah itu mediator yang baik antara kepentingan sekolah dan orangtua. Namun yang tidak kalah pentingnya yakni bagaimana menjadikan organisasi ini dapat berkontribusi ke sekolah dengan merangkul para pihak external,” kata Billy, Jumat (29/8/2025).

Menurut Billy, sesuai aturan komite sekolah itu tidak diperbolehkan mencari sumber pendanaan dari orang tua siswa.
“Aturannya jelas, komite sekolah dilarang memungut biaya apapun yang berkaitan dengan kebutuhan sekolah. Sehingga ini menjadi alasan kuat bagi kami untuk menggelar kerjasama yang baik dengan pihak luar sekolah,” kata Billy yang juga pemilik PT Ekspose Media Bersama.
SMPN 22 adalah sekolah baru yang menjadi pilot project Pemerintah Kota Bogor, lanjut BIlly, sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk bersaing dengan sekolah lain yang telah lebih dulu ada.
“Ini sekolah baru, kelas baru semua baru dan belum maksimal. Kami butuh banyak support dan saya berharap pihak swasta dapat memberikan kontribusinya untuk pengembangan pendidikan di SMPN 22,” ujar Billy yang juga menjabat Sekjen Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bogor Raya itu.
Sebelumnya Billy Adhiyaksa terpilih dengan meraih suara terbanyak diantara 7 calon ketua komite lainnya, dalam metode pemungutan langsung oleh perwakilan orangtua murid dari 8 kelas dan seluruh jajaran pendidik SMP Negeri 22 Kota Bogor.
“Alhamdulillah diberi kepercayaan sekaligus tantangan mengelola organisasi lagi. Mudah-mudahan saya bisa menjaga amanat. Paling penting dari keberadaan komite itu adalah menjembatani kepentingan antara orang tua murid dengan pihak sekolah,” ujarnya.
Sementara itu Kepala SMPN 22 Kota Bogor, Panggih Nawangsih Hartanti bersyukur pembentukan Komite SMPN 22 Kota Bogor berjalan baik dan demokratis.
“Alhamdulillah hari ini kegiatan untuk pembentukan pengurus Komite SMP Negeri 22 Bogor sudah selesai dan hasilnya terpilih Billy Adhiyaksa sebagai Ketua Komite SMP Negeri 22 Bogor periode 2025-2028,” ujarnya.
Ia berharap, komite SMPN 22 Kota Bogor, bisa menjembatani antara pihak sekolah dengan pihak orang tua murid. Rheynaldhi