Menu

Dark Mode
276 Anggota Pramuka Kwarran Bogor Barat Raih Predikat Pramuka Garuda Mengenal Angklung Gubrag Dog Dog Lojor Ada yang Bikin Onar hingga Overstay, 6 WNA Dideportasi dari Bali Ada Gambar Dinosaurus di Paspor, Wanita Ini Gagal Terbang Sejarah Hari Donor Darah Sedunia dan Sosok di Balik Peringatannya Iran Ancam Serang Perusahaan Elon Musk di Timur Tengah

Kabar Bogor

Yantie Rachim Ingatkan Remaja Waspadai Judi Online dan Pinjol Ilegal

badge-check


					Isteri Wali Kota Bogor Yatie Rachim. (Foto: RIzki) Perbesar

Isteri Wali Kota Bogor Yatie Rachim. (Foto: RIzki)

Di era digital saat ini, perkembangan teknologi tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga menghadirkan dampak negatif yang dimanfaatkan oknum tertentu. Hal ini menimbulkan tantangan serius, khususnya bagi anak dan remaja yang rentan terjebak pinjaman online ilegal maupun praktik judi online.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, usai membuka sosialisasi dan pembinaan Judi Online dan Pinjaman Online Teratasi (Jupiter) bagi anak dan remaja Kota Bogor, Rabu (27/8/2025).

“Jupiter merupakan bagian dari program prioritas Kelompok Kerja (Pokja) I TP PKK Kota Bogor, yaitu, Keluarga Indonesia Sejahtera Harmonis (KISAH),” kata Yantie.

Yantie menambahkan, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah membangun kesadaran bersama. Ia berharap remaja Kota Bogor semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, mampu mengendalikan diri dari godaan negatif, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, serta berprestasi.

“Terjeratnya anak dan remaja dalam pinjol maupun judol bukan hanya karena kurangnya edukasi atau sosialisasi, tetapi juga minimnya perhatian orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai. Ini menjadi alarm bagi semua, khususnya di Kota Bogor, agar lebih waspada dan diimbangi dengan langkah-langkah preventif. PKK sebagai organisasi yang peduli terhadap lingkungan anak, remaja, dan keluarga berkewajiban aktif melakukan pencegahan,” ujarnya.

Yantie Rachim juga berharap anak dan remaja dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan serta menyebarkan pesan-pesan positif kepada teman sebaya di lingkungannya.

“Semoga peserta yang hadir, khususnya anak dan remaja Kota Bogor, mampu menjadi pelopor sekaligus pelapor serta agen perubahan lintas generasi, tidak hanya untuk sebaya, tetapi juga adik-adiknya maupun yang lebih dewasa. Utamanya terkait bahaya judol dan pinjol ilegal,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja I selaku Ketua Panitia, Rossi Jaetun menjelaskan, tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya judi online dan pinjaman online. Dengan begitu, anak dan remaja diharapkan dapat melindungi diri dan keluarganya dari dampak negatif judol dan pinjol.

“Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi sarana dukungan dan motivasi bagi masyarakat yang sudah terdampak agar bisa lepas dan bangkit kembali,” kata Rossi. Rizki Mauludi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Hari Jadi Bogor, Ruang Riung Reang Karinding #2 Hidupkan Tradisi Sunda di Alam Terbuka 

31 May 2026 - 18:50 WIB

Wakil Wali Kota Bogor Main Api

30 May 2026 - 20:06 WIB

Cetak Pemimpin Hebat, Pramuka Kota Bogor Gelar Dianpinsat

30 May 2026 - 19:00 WIB

Trending on Kabar Bogor