Menu ✖

Dark Mode
Link untuk Melihat Dokumen UFO Milik Pentagon yang Dibuka ke Publik Pentagon AS Buka Seri Dokumen Rahasia Ketujuh soal UFO Heboh Jawaban Meta AI Terkait Karhutla, Ini Penjelasan Drone Emprit Studio Game Legendaris Ini Dibubarkan, Puluhan Pegawai Kena PHK Sidik Jari Kuno Ungkap Rahasia Tak Terduga Pasukan Terakota Paralayang Kota Bogor Bidik 3 Emas di Porprov Jabar 2026

Kabar Dunia

Gunung ‘Dormant’ 450 Tahun di Rusia Meletus 4 Hari Usai Gempa Dashyat

badge-check


					Ilustrasi gunung meletus (Foto: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi gunung meletus (Foto: Istimewa)

Moskow – Gunung berapi meletus untuk pertama kalinya dalam 450 tahun di wilayah Kamchatka yang terletak di timur Rusia. Gunung itu meletus setelah gempa bumi terkuat yang pernah tercatat melanda wilayah tersebut empat hari lalu.

Dilansir AFP, Minggu (3/8/2025), gambar-gambar yang dirilis oleh media pemerintah Rusia menunjukkan gumpalan abu yang menjulang tinggi menyembur dari gunung berapi Krasheninnikov. Program Vulkanisme Global Smithsonian Institution mencatat gunung itu dalam kondisi ‘dormant’ atau tidak aktif setelah terakhir meletus pada tahun 1550.

Kementerian Situasi Darurat Kamchatka menyebut gumpalan abu diperkirakan mencapai ketinggian 6.000 meter. Otoritas Rusia menyebut tidak ada daerah berpenduduk yang terdampak.

“Gumpalan abu menyebar ke arah timur dari gunung berapi menuju Samudra Pasifik. Tidak ada daerah berpenduduk di sepanjang jalurnya, dan tidak ada hujan abu yang tercatat di daerah berpenghuni,” kata kementerian tersebut.

Gunung berapi tersebut telah ditetapkan sebagai kode bahaya penerbangan ‘oranye’. Kode itu berarti penerbangan di wilayah tersebut dapat terganggu.

Peristiwa ini terjadi setelah Klyuchevskoy, gunung berapi lain di wilayah tersebut, yang paling aktif di Eropa dan Asia, meletus pada hari Rabu. Erupsi Klyuchevskoy cukup umum, dengan setidaknya 18 kali terjadi sejak tahun 2000.

Kedua letusan terbaru ini terjadi setelah salah satu gempa bumi terkuat yang pernah tercatat, yang terjadi pada hari Rabu (30/7). Gempa itu memicu peringatan tsunami dan evakuasi jutaan orang dari wilayah pesisir mulai dari Jepang, Hawaii, Indonesia hingga Ekuador.

Kerusakan terparah terjadi di Rusia, di mana tsunami menghantam pelabuhan Severo-Kurilsk dan menenggelamkan sebuah pabrik perikanan. Meski demikian tidak ada laporan soal korban jiwa akibat bencana itu.

Sumber: Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia