Menu ✖

Dark Mode
Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar

Headline

Dedie Rachim, BNPB dan DPR RI Tinjau Longsor di Batutulis 

badge-check


					Dedie Rachim, BNPB dan DPR RI Tinjau Longsor di Batutulis  Perbesar

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (5/3/2025).

Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, serta Komisi VIII DPR RI, mereka meninjau lokasi longsor dari titik samping Stasiun Batutulis.

Dedie A. Rachim, mengatakan tinjauan bersama ini bertujuan untuk memastikan adanya bantuan teknis dari pemerintah pusat guna merehabilitasi kondisi jalan yang terputus.

“Dengan adanya rekomendasi dari BNPB, mudah-mudahan bisa dipercepat. Kita melihat ini dalam suasana Ramadan menjelang Lebaran, tentu akses masyarakat harus bisa pulih secepatnya,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Dedie A. Rachim, jalan underpass Batutulis masih dalam tahap uji coba, sehingga pemeliharaannya tetap diperhatikan karena proyek ini juga termasuk dalam proyek strategis nasional.

“Kami mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian PU dan Kemenhub, yaitu Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat (BTP Bandung), untuk segera menangani dan merespons situasi ini dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tambahnya.

Sebab, aksesibilitas masyarakat yang terdampak langsung harus segera dicarikan solusinya.

Sambil menunggu proses perbaikan jalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga melakukan berbagai upaya sementara agar mobilitas masyarakat tetap dapat terakomodasi.

Saat ini, Dedie A. Rachim, bersama Wakilnya, Jenal Mutaqin dan Forkopimda, sudah melakukan pembicaraan dengan pengembang properti yang memiliki akses langsung ke Bogor Selatan agar jalur tersebut dapat digunakan masyarakat untuk sementara waktu.

“Tapi karena jalur itu masuk ke permukiman warga, jika dibuka untuk umum, apalagi ada kendaraan bertonase besar yang masuk, pasti akan dikeluhkan warga. Jadi kami meminta semacam kontribusi dari pengembang agar akses ini dapat digunakan setidaknya untuk kendaraan roda dua terlebih dahulu,” ujarnya.

Upaya ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam rangka penyelesaian proyek strategis nasional yang dipercepat dengan status tanggap darurat, karena harus segera ditangani. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Trending on Headline