Menu ✖

Dark Mode
Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI Dari Dapur ke Pasar Digital, Teknologi Bantu Ibu Rumah Tangga Jadi Bos China Buka Taman Hiburan AI Terbesar Pertama di Dunia, Dihuni 300 Robot Raksasa AI Ekspansi Besar-besaran di Singapura, Sewa Kantor Meroket Bukan Sekadar Alamat Website, Domain Dibidik Jadi Identitas IP Timnas Pokemon Unite Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026

Kabar Bogor

Pertama di Indonesia Kolaborasi Bersama Filantropi Menuju Kampung 0 Kemiskinan Ekstrem

badge-check


					Pertama di Indonesia Kolaborasi Bersama Filantropi Menuju Kampung 0 Kemiskinan Ekstrem Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui inisiasi dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor Rudy Mashudi dalam proyek perubahan melakukan percepatan dalam penanganan kemiskinan ekstrem di Kota Bogor dengan menggandeng sembilan filantropi dan dua badan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari menyampaikan terima kasih, apresiasi setinggi-tingginya, dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen untuk bersama-sama menuntaskan kemiskinan ekstrem di Kota Bogor, yang menjadi tugas bersama.

“Mari kita awali dengan konsep seperti ini yang baru pertama kali dilakukan. Kita mulai dari Kampung Pabuaran, RW 06, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor,” ujar Hery di Ruang Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, pada Jumat (15/11/2024).

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nunung Nuryanto dalam sambutannya mengatakan bahwa jika program ini diaplikasikan di daerah-daerah di Indonesia maka akan mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem.

Sebab menurutnya, penanganan kemiskinan ekstrem harus dilakukan sinergi bersama semua seluruh unsur karena tidak bisa hanya oleh pemerintah saja atau satu dinas saja.

“Sehingga saya melihat dalam hal ini apa yang dilakukan di Kota Bogor dapat dijadikan contoh bagi daerah lain. Karena dengan basis data yang ada dan sudah diverifikasi, yang dimulai dilakukan dari tingkat paling bawah RT/RW kelurahan sehingga ketepatan sasaran akan bisa dipastikan jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap tema perubahan ini bisa diaplikasikan tidak hanya di Bogor tapi di Kabupaten/Kota di Indonesia bersama filantropi.

Perwakilan Filantropi Direktur, Salam Aid Lutfie Kurnia mengungkapkan bahwa ini merupakan hal baru, sebab selama ini lembaga filantropi atau lembaga kemanusiaan yang melakukan kegiatan sosial di Kabupaten/Kota tidak mengetahui tentang data kemiskinan.

Namun, di Kota Bogor secara terbuka satu data kemiskinan itu dijelaskan untuk dilakukan intervensi penanganan bersama.

“Sehingga kami lembaga kemanusiaan yang aktif berkegiatan sosial menjadi lebih terbuka dengan adanya inisiasi yang dilakukan Pemkot Bogor dalam bersinergi bersama,” ucapnya.

Dengan dilibatkannya lembaga Filantropi, pihaknya menyampaikan terimakasih sehingga di tengah masing-masing lembaga filantropi menjalankan programnya ini bisa bersinergi dalam ikut serta melakukan penanggulangan kemiskinan menjadi 0 persen. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor

24 September 2026 - 21:46 WIB

Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

24 September 2026 - 16:12 WIB

Dedie Rachim Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional Tingkat Kota Bogor

24 September 2026 - 16:01 WIB

DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking

24 September 2026 - 15:52 WIB

Trending on Kabar Bogor