Menu ✖

Dark Mode
Pakar UGM Minta RI Contoh Trik Singapura Sulap Sungai Kering Jadi Wisata Cuan Dilantik Jadi Kapolda DIY, Ini yang Akan Dilakukan Langgeng Soal Karhutla DIY Dilanda Kemarau Panjang, ini Pesan Pakar UGM Bukan Cuma GPS, Teknologi Ini Cegah Kecelakaan hingga Pangkas Biaya Red Fitness Ajak Anggota PWI Kota Bogor Jaga Kebugaran Evaluasi HUT Ke-270 Kota Jogja, DPRD DIY Minta Anggaran 2027 Harus Berpihak Rakyat

Headline

Lima Tahun Dipimpin Erick, Peminat Energi Hijau REC Jakarta Meningkat

badge-check


					Lima Tahun Dipimpin Erick, Peminat Energi Hijau REC Jakarta Meningkat Perbesar

Lima tahun kepemimpinan Erick Thohir, peminat energi hijau di Jakarta khususnya melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC), mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, pembelian REC di Jakarta tumbuh sebesar 24.579% dari tahun 2020 hingga Juni 2024.

PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mengungkapkan bahwa penggunaan energi bersih melalui REC terus mengalami lonjakan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2021, terdapat peningkatan yang signifikan sebesar 54.926 MWh, jauh melampaui angka pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai 810 MWh. Tren ini berlanjut hingga 2022 dengan pembelian mencapai 137.439 MWh, dan semakin meningkat menjadi 199.567 MWh pada tahun 2023. Hingga pertengahan tahun 2024, angka pembelian sudah mencapai 199.899 MWh.

“Lonjakan ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap pentingnya penggunaan energi terbarukan semakin meningkat. Kami berharap tren positif ini terus berlanjut untuk mendukung target Indonesia menuju net zero emission pada tahun 2060,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran

Sejak diperkenalkan pada 2020, REC telah menjadi solusi bagi perusahaan yang ingin mendukung transisi energi bersih tanpa harus membangun infrastruktur energi terbarukan sendiri.

“Penggunaan REC juga dapat dilaporkan penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan industri dan perusahaan, yang semakin penting dalam mendukung industri hijau di Indonesia,” kata Lasiran. pratama/RLS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pakar UGM Minta RI Contoh Trik Singapura Sulap Sungai Kering Jadi Wisata Cuan

9 October 2026 - 20:30 WIB

Dilantik Jadi Kapolda DIY, Ini yang Akan Dilakukan Langgeng Soal Karhutla

9 October 2026 - 20:22 WIB

DIY Dilanda Kemarau Panjang, ini Pesan Pakar UGM

9 October 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi HUT Ke-270 Kota Jogja, DPRD DIY Minta Anggaran 2027 Harus Berpihak Rakyat

8 October 2026 - 21:17 WIB

Sosiolog UGM: Jangan Musuhi Rakyat dan Mahasiswa

8 October 2026 - 21:09 WIB

Trending on Headline