Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Bogor

Gencarkan Pemberian Vitamin A di Bulan Agustus, Cegah Stunting Pada Anak

badge-check


					Gencarkan Pemberian Vitamin A di Bulan Agustus, Cegah Stunting Pada Anak Perbesar

Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Percepatan penurunan stunting penting untuk menciptakan Generasi yang berkualitas dan berdaya saing. Stunting merupakan adanya hambatan pada tumbuh kembang anak yang sering terjadi pada anak-anak balita. Stunting ditandai dengan kondisi balita yang memiliki tinggi badan kurang dari balita lain seusianya atau memiliki tinggi badan di bawah standar pertumbuhan.

Sebagai suatu permasalahan kesehatan, stunting termasuk dalam gangguan pertumbuhan yang diakibatkan karena tidak sesuainya jumlah asupan gizi yang harus diterima dan kurangnya kualitas gizi tersebut. Masalah kesehatan ini akan menyebabkan terganggunya tumbuh kembang anak, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Stunting juga dapat menyebabkan anak mudah terkena infeksi, serta berisiko terjangkit penyakit tidak menular seperti, diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Pemberian gizi yang seimbang sesuai kebutuhan baik kualitas dan kuantitas diperlukan sebagai salah satu langkah pencegahan terjadinya stunting. Selain kebutuhan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, dan lemak, balita membutuhkan asupan zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Salah satu program rutin Kementerian Kesehatan dalam memenuhi kebutuhan zat gizi mikro tersebut adalah pemberian vitamin A pada balita.

Vitamin A adalah salah satu zat gizi esensial yang dibutuhkan balita untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin A dalam tubuh menstimulasi produksi sel darah putih yang berperan dalam pembentukan tulang, menjaga dan mendukung pertumbuhan sel-sel tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Sumber vitamin A didapatkan dari sayuran berdaun hijau, tomat, wortel, buah, hati sapi, minyak ikan, telur, dan lain sebagainya. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi beragam bahan makanan yang kaya akan vitamin A, khususnya buah dan sayur, dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Sayangnya, hanya 5 dari 10 baduta (anak usia bawah dua tahun atau umur 0-24 bulan dimana masa pada masa ini anak mengalami periode pertumbuhan emas) yang mengonsumsi makanan beragam (Survei Status Gizi Indonesia, 2021). Dengan belum maksimalnya konsumsi makanan yang beragam, perlu ada upaya khusus untuk memastikan balita mendapatkan kebutuhan zat gizi yang mencukupi.

Suplementasi vitamin A dilakukan secara rutin setiap bulan Februari dan Agustus, baik di posyandu ataupun fasilitas pelayanan kesehatan lain, pada bayi, balita, dan ibu nifas. Pemberian vitamin A dalam bentuk kapsul vitamin A biru 100.000 IU (internasional unit) untuk bayi 6-11 bulan dan kapsul vitamin A merah 200.000 IU untuk balita 12-59 bulan serta ibu nifas.

Sebanyak 68.478 balita (94.27%) dari 72.928 sasaran balita di Kota Bogor mendapat Vitamin A bulan Februari Tahun 2024. Diharapkan pada bulan Agustus ini semua balita di Kota Bogor mendapatkan Vitamin A sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di Kota Bogor .

Oleh karena itu, jangan lupa ajak semua balita usia 6-59 bulan ke Posyandu dan fasilitas Kesehatan untuk mendapatkan suplementasi Vitamin A secara gratis selama Bulan Agustus. Dengan langkah kecil ini, kita turut berperan dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi. adv

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Trending on Kabar Bogor