Menu ✖

Dark Mode
Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi Sony Siapkan Perangkat Baru yang Misterius: PlayStation Portal OLED? Rahasia Coretan Pensil yang Bikin Prosesor AMD Makin Ngebut Imbas Krisis Iklim, Kehidupan Koloni Penguin Terbesar Terancam

Kabar Lifestyle

Lebih Hemat 80%, Srikandi PLN Pilih Kerja Naik Motor Listrik

badge-check


					Lebih Hemat 80%, Srikandi PLN Pilih Kerja Naik Motor Listrik Perbesar

Dinilai lebih hemat hingga 80 persen, Evi (32), salah satu Srikandi PLN, mengaku telah membuktikan bahwa menggunakan motor listrik untuk perjalanan sehari-hari tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga sangat ekonomis. Hal tersebut disampaikan Evi yang tinggal di Cilandak dan bekerja di kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya di Gambir, Evi setiap hari menempuh jarak 16 km sekali jalan.

Dengan tarif listrik sebesar Rp1.699 per kilowatt hour (kWh), Evi hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp2.500 untuk mengisi daya motor listriknya yang mampu menempuh jarak 50 kilometer (km). Hal ini jauh lebih hemat dibandingkan jika menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM), yang memerlukan biaya sekitar Rp13 ribu untuk jarak yang sama.

Dalam sehari, Evi menempuh jarak total 32 km untuk perjalanan pulang-pergi dari rumah ke kantor. Untuk jarak tersebut, biaya yang diperlukan untuk mengisi daya motor listrik hanya sekitar Rp1.600. Sebaliknya, jika menggunakan BBM, biaya yang harus dikeluarkan mencapai sekitar Rp8.320. Penghematan ini sangat signifikan, mencapai lebih dari 80%.

“Penggunaan motor listrik sangat membantu saya dalam mengurangi pengeluaran harian untuk transportasi. Selain itu, saya merasa bangga dapat berkontribusi dalam mengurangi polusi udara di Jakarta,” ujar Evi.

Penggunaan motor listrik juga sejalan dengan upaya PLN dalam mendorong penggunaan energi terbarukan dan ramah lingkungan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, mengungkapkan komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Jakarta.

“Saat ini kami telah menyediakan 84 unit SPKLU, 41 unit SPBKLU, dan juga 3.126 SPLU yang siap melayani pengguna kendaraan listrik. Kami berkomitmen untuk menambah infrastruktur kendaraan listrik di Jakarta, guna memudahkan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik,” jelas Lasiran.

Kendaraan listrik tidak hanya menawarkan efisiensi biaya operasional yang lebih tinggi tetapi juga meningkatkan kontribusi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau.

“Dengan peningkatan infrastruktur kendaraan listrik di Jakarta, harapan kami penggunaan kendaraan listrik akan semakin meningkat di tengah masyarakat,” harap Lasiran. pratama/*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027

10 October 2026 - 12:01 WIB

Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara

10 October 2026 - 11:52 WIB

AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

10 October 2026 - 11:47 WIB

Sony Siapkan Perangkat Baru yang Misterius: PlayStation Portal OLED?

10 October 2026 - 11:39 WIB

Rahasia Coretan Pensil yang Bikin Prosesor AMD Makin Ngebut

10 October 2026 - 11:32 WIB

Trending on Kabar Lifestyle