Menu

Dark Mode
Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai

Headline

Pemprov Kalbar Anugerahi PTPN IV Regional V Penghargaan Zero Accident

badge-check


					Pemprov Kalbar Anugerahi PTPN IV Regional V Penghargaan Zero Accident Perbesar

PTPN IV Regional V meraih penghargaan Zero Accident dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, pada Puncak Bulan K3 Nasional Tahun 2024, yang digelar di Hotel Golden Tulip, Senin (12/02/2024).

Penghargaan ini sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Kegiatan penganugerahan yang mengambil tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha” tersebut dihadiri dan dibuka oleh Pj Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kalbar, Mohammad Bari.

Penghargaan diterima oleh Ahmad Ridwan, Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V mewakili Region Head Regional V PTPN IV.

Khayamuddin Panjaitan, Region Head Regional V PTPN IV, mengatakan bahwa Kesehatan dan Keselamatan Kerja karyawan adalah prioritas bagi Perusahaan, bukan hanya sebagai pemenuhan undang-undang tetapi karyawan sebagai asset Perusahaan perlu mendapatkan lingkungan kerja yang sehat dan aman sehingga sedapat mungkin mengurangi terjadinya kecelakaan kerja atau penyakit yang mengakibatkan kurangnya motivasi dan defisiensi produktivitas kerja karyawan. 

“Penghargaan yang diterima dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada PTPN IV Regional V merupakan apresiasi sekaligus sebagai motivasi bagi Manajemen untuk terus aktif meningkatkan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja bagi karyawan. Peningkatan kualitas K3 bukan hanya pemenuhan undang-undang tetapi karyawan sebagai asset Perusahaan perlu mendapatkan lingkungan kerja yang sehat dan aman sehingga sedapat mungkin mengurangi terjadinya kecelakaan kerja atau penyakit yang mengakibatkan kurangnya motivasi dan defisiensi produktivitas kerja karyawan”, ungkapnya

Pada kegiatan yang dihadiri sejumlah perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kalbar tersebut, Pj Sekda Mohammad Bari membacakan sambutan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia. Dalam penyampaiannya, ia menyebut bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan. Namun, yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan. 

“Salah satu kunci penting dari Pembangunan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Unggul adalah dengan membangun budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang baik,” ucapnya.

Dengan adanya budaya K3 yang unggul, kata dia, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline