Menu ✖

Dark Mode
Piala Panglima TNI, 256 peserta mengikuti Open Tournament Orado Domino Puncak World Rabies Day 2026 Digelar di Bogor, Dedie Rachim Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Hewan Dedie Rachim Apresiasi Gerakan Wakaf Pohon Alpukat untuk Lingkungan dan Ekonomi Mayors Talk, Dedie Rachim Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Peduli Lingkungan Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI Dari Dapur ke Pasar Digital, Teknologi Bantu Ibu Rumah Tangga Jadi Bos

Kabar Bogor

Beras Mahal, Perumda PPJ Gelar Operasi Pasar

badge-check


					Beras Mahal, Perumda PPJ Gelar Operasi Pasar Perbesar

Mahalnya harga beras akibat perubahan iklim yang berdampak terhadap sektor pertanian yang mengalami gagal panen menjadi perhatian khusus Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor dengan menggelar operasi pasar. Perumda PPJ berinisiatif melaksanakan operasi pasar bekerjasama dengan Perumda Tirta Pakuan dan Badan Urusan Logistik (Bulog).

Asisten Manager Unit Bisnis Perumda PPJ Kota Bogor Deni Herdianto mengatakan, bahwa pperasi pasar tersebut kaitananya dengan harga beras dipasaran yang saat ini mahal.

“Jadi, kami inisiatif gelar operasi pasar bekerjasama dengan bulog dan Peumda Tirta Pakuan, tujuannya agar daya beli masyarakat terjaga,” kata Deni.

Menurut dia, dengan daya beli stabil maka akan terhindar dari inflasi. Deni menjelasakan Operasi Pasar tersebut di gelar di 6 pasar selama 9 hari.

Masih kata Deni, bahw operasi pasar di gelar mulai tanggal 13 hingga 22 November 2023 di 6 pasar yakni, Pasar Gunung Batu, Pasar Bogor dan Kebon Kembang, selanjutnya Pasar Tanah Baru, Pamomoyanan dan Pasar Merdeka.

“Dalam operasi pasar ini Bulog menyediakan beras sebanyak 24 ton untuk masyarakat Kota Bogor, dengan harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai ketentuan pemerintah, yaitu Rp53 ribu untuk kemasan 5 kilogram,” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya operasi pasar tersebut masyarakat bisa menikmati kemudahan dari pemerintah untuk mendapatkan beras dengan harga yang murah dari Bulog.

“Semoga ini bisa mengurangi beban masyarakat dalam mendapatkan beras, sebab sampai akhir tahun harga beras di prediksi akan naik hingga awal tahun 2024,” tandasnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Puncak World Rabies Day 2026 Digelar di Bogor, Dedie Rachim Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Hewan

27 September 2026 - 21:26 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Gerakan Wakaf Pohon Alpukat untuk Lingkungan dan Ekonomi

27 September 2026 - 21:22 WIB

Mayors Talk, Dedie Rachim Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Peduli Lingkungan

27 September 2026 - 21:19 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Mahasiswa STMIK Tazkia Jadi Pilar Kebangkitan Bangsa

26 September 2026 - 10:49 WIB

MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi

25 September 2026 - 14:03 WIB

Trending on Kabar Bogor