Menu ✖

Dark Mode
Werstling Kabupaten Bogor Penuhi Target Emas Porprov XV Jabar 2026 Sembilan Emas Porprov XV Jabar 2026 Diraih Judo Kota Bogor All Eyes on Papua Menggema, Karhutla Bumi Cenderawasih Bikin Khawatir Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam Ini Cara Lacak Lokasi Orang, Bisa Pakai WhatsApp-Google Maps Balas Dendam soal Kumis Superman, Henry Cavill Bikin Game Pakai AI

Kabar Dunia

Ada-ada Saja Alasan Nenek Ini Nekat Langgar Lockdown

badge-check


					Ada-ada Saja Alasan Nenek Ini Nekat Langgar Lockdown Perbesar

Berbagai langkah dilakukan pemerintah untuk membendung wabah virus corona Covid-19 agar tidak semakin meluas. Salah satu caranya adalah dengan memberlakukan social distancing dengan melarang warga untuk berkumpul, termasuk makan di warung atau restoran.

Tetapi nenek dari Singapura ini malah menantang warga yang mengingatkannya untuk mematuhi social distancing.

Melalui laman Facebook We Are Malaysians, sebuah video memperlihatkan seorang nenek sedang makan di food court.

Ketika seorang warga mendekati dan mengingatkannya, nenek itu malah menantang balik. Dia tidak takut meski harus menghabiskan waktu dipenjara.

Dia punya uang dan mampu membayar tebusan jika memang harus dipenjara karena dianggap melanggar social distancing.

” Silakan denda saya 300 dolar Singapura (Rp3,2 juta). Tidak masalah. Saya punya uang. Selama saya bisa makan di luar, itu sudah cukup,” kata nenek itu.

Dalam video, nenek itu menambahkan bahwa punggungnya sakit jika terus di rumah. Lebih lucu lagi, dia merasa jadi korban bully oleh warga tersebut.

Perlu dipahami bahwa aturan social distancing ini dibuat untuk melindungi semua orang. Meski punya uang untuk membayar denda dan keluar dari penjara, apa gunanya uang itu jika terinfeksi virus corona?

Seperti diketahui, Singapura saat ini menghadapi gelombang kedua penyebaran virus corona. Hal ini dibuktikan dengan kasus positif Covid-19 yang terus bertambah setiap hari. Hingga 20 April 2020 kemarin, kasus positif Covid-19 di Singapura telah mencapai angka 6588 kasus.

Sumber: World of Buzz

Foto: Cuplikan Video Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia