Menu ✖

Dark Mode
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja 14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026 Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

Kabar Lifestyle

Demi Pelat Nomor, Penduduk Beijing Rela Pura-Pura Menikah  

badge-check


					Demi Pelat Nomor, Penduduk Beijing Rela Pura-Pura Menikah    Perbesar

Untuk mendapatkan pelat nomor di Indonesia tidaklah sulit. Namun, di Beijing ternyata tak semudah itu. Hal  tersebut disebabkan sistem lotre kepemilikan kendaraan sejak 2011 yang diterapkan pemerintah Cina untuk mengurangi kuota kendaraan baru di Beijing dan 7 kota besar lainnya, .

Menurut Bloomberg, kuota kendaraan baru pada 2013 sebanyak 240.000. Lalu diturunkan menjadi 100.000 kendaraan saja pada 2018. Jumlah kuota tersebut tidak berubah pada 2019.

Selain itu, pemerintah juga mengurangi jumlah pelat nomor baru setiap tahun. Persaingan mendapatkan pelat nomor kendaraan pun ketat, dengan perbandingan 1:2.600. Hal ini membuat orang-orang di Beijing frustasi, sehingga menggunakan trik pernikahan pura-pura, menurut South China Morning Post.

Trik ini pun sudah ada yang memfasilitasi melalui sebuah agensi. Biasanya, agensi akan menawarkan layanan pernikahan palsu ini kepada pemenang lotre pelat nomor. Lalu agensi akan memasangkan pemilik mobil dengan pemilik pelat nomor.

Sistemnya, pemilik pelat nomor akan mendaftarkan mobil baru milik orang lain atas nama mereka. Jika kedua pihak setuju, ada sejumlah uang yang harus dibayarkan sesuai perjanjian sebagai imbalannya.

Dilansir Autoevolution, agensi mematok tarif lebih dari USD 22.700 atau sekitar Rp 319 jutaan (Kurs USD 1 = Rp 14.086) hanya untuk layanannya. Lalu untuk perjanjian pernikahan palsu butuh uang sekitar USD 2.845 (Rp 40 jutaan) per tahun atau hingga USD 9.816 (Rp 138 jutaan) untuk perjanjian 5 tahun.

“Kami menerima tiga atau empat klien satu hari yang meminta untuk mendapatkan lisensi melalui pernikahan palsu,” ungkap seorang manager di sebuah agensi.

Sumber: Otosia.com

Foto : google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026

8 October 2026 - 11:44 WIB

Kisah Rui Pinto, Hacker yang Bocorkan Skandal Finansial Manchester City

7 October 2026 - 20:26 WIB

Pencarian Bergeser ke AI, Ini 6 Pakar AI Visibility-GEO yang Perlu Dikenal

7 October 2026 - 20:20 WIB

Prancis Muncul di Tengah Pertarungan Sengit Amerika dan China

7 October 2026 - 20:16 WIB

Bukan HP, Nokia Punya Sumber Duit Baru yang Laku Keras (Foto: REUTERS/Yves Herman)

7 October 2026 - 20:12 WIB

Trending on Kabar Lifestyle