Menu ✖

Dark Mode
Angkat Besi Putri Kota Bogor Rebut Emas di Porprov XV Jabar Tahun 2026 Werstling Kabupaten Bogor Penuhi Target Emas Porprov XV Jabar 2026 Sembilan Emas Porprov XV Jabar 2026 Diraih Judo Kota Bogor All Eyes on Papua Menggema, Karhutla Bumi Cenderawasih Bikin Khawatir Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam Ini Cara Lacak Lokasi Orang, Bisa Pakai WhatsApp-Google Maps

Kabar Dunia

Anjing Heroik, Selamatkan Balita yang Tersesat 15 Jam di Hutan

badge-check


					Anjing Heroik, Selamatkan Balita yang Tersesat 15 Jam di Hutan Perbesar

SEEKOR anjing penggembala di Queensland, Australia dianugerahi penghargaan oleh pihak berwenang, pada Sabtu, 21 April 2018.

Kisah heroik anjing tuli dan buta sebagian itu bermula saat ia menjaga bocah berusia 3 tahun yang tersesat di padang semak Australia sepanjang malam.

Anjing penggembala berusia 17 tahun bernama Max menemani bocah tersebut semalaman di tengah hujan deras.

Lalu, pada Sabtu keesokan pagi harinya, Max berhasil menuntun tim penyelamat dan keluarga untuk menunjukkan lokasi si bocah setelah lebih dari 15 jam di alam liar.

Seperti dikutip dari Asia One, Senin (23/4/2018), layanan darurat memulai pencarian bocah bernama Aurora dengan berjalan kaki dan dari udara pada Jumat, 20 April, setelah menerima laporan bahwa ia pergi ke hutan semak di sebuah properti pedesaan di Queensland.

“Leisa (nenek anak itu) mendengar suara Aurora, tapi hanya menemukan Max yang kemudian menuntun ke tempat Aurora berada,” kata partner Leisa, Kelly Benston.

Mereka bersama polisi kemudian menuju hutan semak bersama si anjing.

Berkat Max, pencarian Aurora yang dilakukan polisi pun berjalan mulus.

“Anjing pintar, Max!” tulis polisi Queensland di Facebook.

“Kamu sudah menjaga bocah itu tetap aman sampai dia ditemukan, kamu sekarang adalah anjing kehormatan polisi!” sambung unggahan polisi disertai gambar hewan peliharaan keluarga bocah Aurora.

Aurora, si bocah 3 tahun itu ditemukan dalam keadaan sehat, hanya  mengalami luka gores. Dia ditemukan di properti sekitar 2 kilometer dari rumah keluarganya.

“Daerah di sekitar rumah itu cukup bergunung-gunung dan merupakan medan yang sangat tidak ramah untuk dilalui,” kata koordinator layanan darurat Ian Phipps.

“Jadi, dia bepergian cukup jauh dengan anjingnya yang cukup setia kepadanya,” kata dia.

****

Sumber : Asia One

Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia