Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Kabar Dunia

NASA Segera Luncurkan Misi Baru ke Mars, Ada Apa?

badge-check


					NASA Segera Luncurkan Misi Baru ke Mars, Ada Apa? Perbesar

NASA akan mempelajari bagian dalam planet Mars. Badan antariksa itu, pada Kamis 26 Maret 2018, mengadakan konferensi pers di laboratoriumnya, Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena, California, Amerika Serikat, guna merinci misi berikutnya ke Planet Merah.
Dijadwalkan akan diluncurkan paling cepat 5 Mei, Eksplorasi Interior NASA menggunakan Investigasi Seismik, Geodesi, dan Transportasi Panas (InSight), pendarat stasioner, akan menjadi misi pertama dalam sejarah untuk menjelajahi bagian dalam Mars.
Penjelajahan ini juga akan menjadimisi NASA yang pertama sejak pendaratan Apollo di bulan untuk menempatkan seismometer, alat yang mengukur gempa, di permukaan planet lain.
Bagi Bruce Banerdt dari JPL, peneliti utama InSight, misi ini juga merupakan hasil ketekunan. Banerdt telah bekerja lebih dari 25 tahun untuk mewujudkan misi ini.
“Dalam beberapa hal, InSight seperti mesin waktu ilmiah yang akan membawa kembali informasi mengenai tahap awal pembentukan Mars 4,5 miliar tahun yang lalu,” kata Banerdt, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (31/3/2018).
“Ini akan membantu kita mempelajari bagaimana terbentuknya benda-benda, termasuk Bumi, bulan, dan bahkan planet di tata surya lainnya.”
InSight membawa seperangkat peralatan sensitif untuk mengumpulkan data dan, tidak seperti misi rover, peralatan ini membutuhkan pendarat stasioner yang dengan hati-hati bisa ditempatkan di atas dan di bawah permukaan Mars.
Mars adalah planet di luar tata surya terdekat — contoh terdekat mengenai bagaimana gas, debu dan panas bergabung dan membentuk diri menjadi planet.
Melihat jauh ke dalam Mars akan memungkinkan para ilmuwan memahami seberapa jauh perbedaan kerak, mantel dan intinya dari Bumi.
****
Sumber : VOA Indonesia
Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia