Menu ✖

Dark Mode
Angkat Besi Putri Kota Bogor Rebut Emas di Porprov XV Jabar Tahun 2026 Werstling Kabupaten Bogor Penuhi Target Emas Porprov XV Jabar 2026 Sembilan Emas Porprov XV Jabar 2026 Diraih Judo Kota Bogor Jenal Mutaqin Hadiri Pembukaan Porprov XV Jawa Barat, Optimis Kota Bogor Raih Hasil Maksimal All Eyes on Papua Menggema, Karhutla Bumi Cenderawasih Bikin Khawatir Bubble AI Pecah Sampai Amerika, Rp18.000 Triliun Menguap Semalam

Kabar Dunia

Koki Salah Pesan 15 Ribu Telur, Gagal Paham Google Translate?

badge-check


					Koki Salah Pesan 15 Ribu Telur, Gagal Paham Google Translate? Perbesar

DIDUGA gara-gara salah terjemahan, koki di tim Olimpiade Musim Dingin Norwegia memesan telur dengan jumlah fantastis. Ada 15.000 butir yang diantar ke dapur mereka.

Kesalahan saat memesan itu terjadi saat sang koki akan memasak untuk atlet mereka yang tengah lapar. Telur itu dibeli dari sebuah toko di Korea Selatan.

Seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (8/2/2018), awalnya para koki yang melayani 109 atlet yang berlaga di Olimpiade Pyeongchang, berniat memesan 1.500 butir telur.

Berbicara kepada surat kabar Norwegia, Aftenposten, seorang koki bernama Stale Johansen, mengatakan, pihaknya kaget saat kiriman itu datang. “Kami menerima setengah truk telur… sangat tidak dapat dipercaya.”

Para atlet kala itu sudah menikmati makan salmon dan taco segar, ketika para koki sadar mereka kelebihan jumlah telur.

Beruntung, surplus 13.500 telur itu pun akhirnya dikembalikan ke toko kelontong, di mana mereka memesannya.

Masalah telur telah selesai. Namun, masih ada pertanyaan besar, mengapa insiden seperti itu kerap terjadi.

Beberapa orang menyebut, terjemahan Google Translate adalah biang keladinya. Namun, spekulasi itu belum dapat dipastikan.

Selain itu, Korea Selatan juga dikenal memiliki sistem penghitungan yang kompleks. Negara itu menerapkan satuan yang berbeda.

Soal telur, misalnya. Umumnya restoran membeli telur dalam satuan peti. Satu peti berisi 30 butir telur.

Perubahan satu suku kata saja, bisa berujung pada angka yang berbeda, 1.500 dan 15.000.

Sejauh ini para koki belum merilis rincian lebih lanjut atas kasus tersebut.

reporterasep

Sumber : The Guardian

Foto : Liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia