Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Politik

Edgar-Seffwelly Targetkan Raih 32 Persen Suara

badge-check


					Edgar-Seffwelly Targetkan Raih 32 Persen Suara Perbesar

Meski pendaftaran baru saja dilakukan, namun Ketua Tim Pemenangan Edgar Suratman – Sefwelly Gynanjar Djoyodiningrat, Cepi Al Hakim sudah menargetkan raihan suara pasangan ESA (Edgar – Sefwelly Amanah) dalam PemilihanWalikota (Pilwalkot) Bogor mendatang.

esaTak tanggung-tanggung, Cepi Al Hakim menargetkan raihan suara 32 persen. “Salah satu upaya merealisasikan jumlah tersebut adalah dengan memfokuskan kepada pengawalan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selain, membentuk koordinator pada tiap – tiap kecamatan dan kelurahan,” kata Cepi.

Di Kota Bogor lanjutnya, ada 68 kelurahan, dan 1.784 TPS. Di sana akan disiapkan masing – masing dua saksi per TPS, serta dua orang untuk penggalangan massa. Sebab, per TPS rata – rata ada 400 pemilih.

“Kami tak mau menggunakan politik menyerang calon lain, kita ingin santun,” ujar Cepi kepada wartawan.

Cepi optimis dapat meraup 32 persen dari total suara lantaran dukungan terhadap Edgar – Sefwelly berasal dari semua golongan. “Banyak grass root parpol mendukung. Ada juga parpol yang menyatakan dukungan secara tertulis seperti PKPI, tetapi ada juga yang tak tertulis. Misalnya, ada partai yang mendukung salah satu calon, tetapi basis massa mendukung Pak Edgar,” katanya.

Sejauh ini, Cepi mengaku telah bertemu dengan grass root dari delapan parpol, baik yang memiliki kursi di legislatif dan yang tidak. “Ya, pokoknya warna warni, namanya juga Koalisi Rakyat Bersatu. Apalagi dua mantan walikota Pak Diani dan Pak Iswara sudah memberikan apresiasi dan dukungan,” ucapnya.

Edgar Suratman lanjut Cepi, merupakan figur yang dibutuhkan Kota Bogor lantaran memiliki pengalaman di birokrasi. Selain itu, selama ini Edgar tidak mempunyai cacat sejak mulai merintis karir, dan masyarakat tahu soal hal itu.

“Kondisi Bogor saat ini seperti masalah kemacetan, korupsi,dan lain – lain, menimbulkan adanya dorongan dari warga agar Pak Edgar maju Pilkada, sehingga dapat membawa Kota Hujan ke arah yang lebih baik dengan filosofis Ngabogor,” jelasnya.

Ngabogor terdiri dari tiga, yakni Ngabogor Bodas, Ngabogor Hejo, dan Ngabogor Bulao. Bodas, sambungnya, diartikan bahwa sebagai manusia wajib hukumnya menjaga hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara Hejo diartikan bahwa manusia sudah sepatutnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Misalnya, tidak mengorbankan lingkungan demi kepentingan kelompok tertentu. Sedangkan Bulao berarti menjaga hubungan antar sesama manusia sebagai makhluk sosial.

“Bogor tak bisa lepas dari karakter sejarah masa lalu, kekuatan budaya dan lain –lain bila dioptimalkan, bisa membuat Bogor menjadi kota terdepan, berkarakter dan berwawasan lingkungan. Jadi Ngabogor adalah perwujudan bagaimana membangun Bogor. Di filosofi itu semua ada, hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta alam,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Cepi mengakui bahwa derasnya dukungan terhadap Edgar mengalir setelah pasangan ESA mendaftar ke KPU. “Jauh sebelum pencalonan Pak Edgar sering menjadi khatib di masjid – masjid. Mungkin masyarakat hanya tahu bahwa beliau adalah birokrat, tetapi sebenarnya dia adalah ulama dan pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI). Untuk itu InsyaAllah target suara terpenuhi,” pungkasnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik