Menu ✖

Dark Mode
Tim Judo Kota Bogor Tambah Satu Emas di Porprov XV Jabar 2026 ‎Gilbert Eliezer Sumbang Emas untuk Kabupaten Bogor dari Cabor Renang Pemkot Bogor Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Basah Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ DPRD Desak Diskominfo Bergerak Cepat, Perangi Judi Online dari Akarnya Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung

Kabar Dunia

Rudal Menuju Mekkah Berhasil Diledakan

badge-check


					Kota Mekah, Arab Saudi. ANTARA FOTO/HO/pras. Perbesar

Kota Mekah, Arab Saudi. ANTARA FOTO/HO/pras.

Sebuah rudal balistik yang ditembakkan pemberontak Yaman berhasil ditembak jatuh di dalam wilayah Arab Saudi. Penembakan rudal balistik ini terjadi di dekat Makkah, sebulan sebelum ibadah haji dimulai.

Disampaikan koalisi militer Arab yang bertempur melawan pemberontak Houthi di Yaman, seperti dilansir AFP, Jumat (28/7/2017), rudal itu ditembak jatuh di lokasi berjarak 69 kilometer sebelah selatan kota Makkah di Saudi bagian barat pada Kamis (27/7) waktu setempat.

“Upaya menyedihkan oleh pemberontak Houthi Syiah untuk mengganggu ibadah Haji,” sebut koalisi militer Arab di Yaman dalam pernyataannya. Ibadah haji di Saudi akan dimulai akhir Agustus ini.

Ini bukan momen pertama kalinya Houthi menembakkan rudal ke arah Makkah. Serangan rudal balistik semacam ini pernah terjadi sebelumnya, terutama setelah militer Saudi bersama sekutu-sekutunya melancarkan operasi melawan Houthi di Yaman. Lebih sering roket jarak pendek yang ditembakkan dari wilayah Yaman, yang berada di sebelah selatan Saudi.

Pada Oktober 2016, Houthi melancarkan serangan jarak jauh ke Saudi, dengan menembakkan rudal balistik yang ditembak jatuh di dekat Makkah. Serangan rudal itu dikecam negara-negara Teluk sekutu Saudi.

Serangan terbaru dari Houthi ini diperkirakan bertujuan untuk mengancam pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Sekitar 2 juta jemaah haji akan datang ke Saudi dari berbagai penjuru dunia untuk menunaikan rukun Islam kelima ini.

Pemberontak Houthi dan sekutunya, pasukan keamanan yang terkait dengan mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, mulai melakukan serangan balasan ke Saudi sekitar dua tahun lalu. Hal ini setelah koalisi pimpinan Saudi mulai melancarkan operasi di Yaman pada Maret 2015.

Operasi militer yang dilakukan koalisi pimpinan Saudi bertujuan untuk mendukung Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi, yang mengasingkan diri ke Riyadh, Saudi. Konflik Yaman sejauh ini telah menewaskan lebih dari 8 ribu orang dan melukai 44.500 orang lainnya.

sumberdetik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia