Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Bogor

Pengerjaan Proyek Lambat, Usmar Kecewa

badge-check


					Pengerjaan Proyek Lambat, Usmar Kecewa Perbesar

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman kecewa karena banyak proyek pembangunan yang masih belum berjalan dengan baik. Bahkan, banyak laporan dari masyarakat soal keterlambatan pengerjaan sejumlah proyek. Salah satunya proyek perbaikan jembatan gantung penghubung Kampung Rambutan dan Lebak Kantin, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor.

IMG_20160805_185542Saat melakukan sidak, Jumat (5/8/2016), Usmar mengungkapkan kekecewaannya. Terlebih, Usmar tidak bisa bertemu dengan perwakilan dinas pengawasan permukiman (wasbangkim). Padahal, ajudan dan lurah sudah berusaha menghubungi perwakilan wasbangkim.

“Ini wasbangkim malah enggak ada. Kontraktor juga tidak ada,” kata Usmar sambil mencari-cari. Menurut Usmar, keterlambatan pembangunan jembatan berdasarkan informasi dari pemborong karena tidak ada bahan material di lapangan. “Ini saya jadi curiga, apa perencanaan yang salah atau spesifikasi yang terlalu tinggi sehingga bahan tidak ada,” tuturnya.

Ternyata, berdasarkan pengecekan di lapangan, Usmar melihat proyek ini kekurangan tenaga kerja. Proyek yang dimulai bulan Juni ini malah baru mulai bongkar jembatan. “Saya akan segera panggil sekdis Wasbangkim dan kontraktor. Sebelum 17 Agustus harus sudah selesai,” ucapnya.

Meski dalam kontrak perbaikan selama 3 bulan, Usmar menilai jembatan merupakan fasilitas publik yang harus segera diselesaikan. Banyak masyarakat tergantung pada jembatan. “Kalau kelar lebih cepat, kan lebih untung karena langsung kita bayar,” ujarnya.

Pembangunan jembatan ini merupakan satu contoh proyek pembangunan yang dimonitoring. Dalam waktu dekat akan ada proyek skala lebih besar lagi agar anggaran tepat sasaran dan manfaat. Apalagi, yang digunakan dalam pembangunan adalah uang rakyat. Semakin lama pembangunan selesai, masyarakat semakin dirugikan. (Den)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis

11 September 2026 - 16:00 WIB

Dedie Rachim Bersama DPRD Kota Bogor Serahkan Ijazah bagi Pelajar Prasejahtera

31 August 2026 - 19:25 WIB

YKI Kota Bogor Gaungkan Kepedulian Bersama dan Rencana Pembangunan Rumah Sahabat Kanker

28 August 2026 - 14:30 WIB

JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan

27 August 2026 - 14:56 WIB

Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

26 August 2026 - 14:51 WIB

Trending on Kabar Bogor