Menu ✖

Dark Mode
Tekan Angka Stunting, Anggota Komisi IV DPRRI dan Wakil Wali Kota Bogor Bagikan Ikan Beku Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor Bupati Keluarkan SE, ASN Gunungkidul Kini Wajib Belanja di Pasar Tradisional Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan

Citizen Journalist

KPPA dan Basolia Gelar Bukber dengan Anjal

badge-check


					KPPA dan Basolia Gelar Bukber dengan Anjal Perbesar

Ramadhan tahun ini dimanfaatkan para relawan untuk melakukan kegiatan sosial, seperti yang dilakukan Komunitas Pengajar Peduli Anak Jalanan (KPPA) dan Badan Sosial Lintas Agama (BASOLIA) dengan menggelar buka puasa bersama anak jalanan dan pengamen, di taman koleksi (TAKOL) Kampus IPB Jl.Pajajaran Kota Bogor.

Relawan KPPA sekaligus panitia penyelenggara Vayireh Sitohang mengatakan, kegiatan ini semata-mata untuk memberi contoh nyata, merangkul dan masukan bagi para stakeholder, tokoh agama dan relawan sosial kemanusiaan lainnya, supaya lebih peduli dan lebih intens lagiĀ  membantu kaum terpinggirkan seperti pengamen dan anak jalanan.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pencerahan kepada anak jalanan tentang bagaimana memaknai bulan Ramadhan, juga menyampaikan langsung maksud dan tujuan baik kita ke mereka. Untuk itu kami undang BASOLIA untuk bergabung bersama kami. Karena dalam hal ini kami tidak memandang perbedaan, tapi menghormati dan saling menghargai perbedaan, dan yang terpenting dalam hal ini kita lihat persamaan saja, bahwa kita sama-sama manusia,” kata Vayireh.

Buka bersama ini lanjutnya, juga diisi dengan tausiyah tentang moral, ahlak dan mental yang disampaikan oleh dari Ketua Umum BASOLIA KH Zaenal Abidin. “Nantinya kita akan membuat gerakan besar yang namanya Komunitas Bogor Cerdas (KABODAS), komunitas ini menggabungkan dari beberapa elemen selain KPPA ada juga Organisasi Pekerja Sosial Indonesia (OPSI), kemudian Ikatan Penyanyi Jalanan (IPJ), Sekolah Anak Rakyat (SAR) dan lain-lain,” ujarnya.

Sekjend BASOLIA Arifin Himawan menambahkan, BASOLIA melihat kegiatan ini patut didukung penuh, tanpa harus mengandalkan bantuan pemerintah, pokoknya mampu bantu, ya bantu. “Bagaimana membangun mental dan karakter anak-anak jalanan agar ke depannya memiliki pengetahuan agama sesuai agamanya masing-masing dan bekal ilmu untuk bekerja. Kami akan terus dukung dan bantu pihak manapun yang peduli akan hal tersebut, “kata Arifin.

Lebih lanjut Arifin mengatakan, harus dipikirkan bagaimana membimbing anak jalanan supaya mempunyai masa depan yang lebih baik dibandingkan dengan saat ini.

#Yudi Budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menebar Keberkahan, Masjid Al-Madinah Santuni 85 Anak Yatim dan 270 Dhuafa

12 July 2026 - 08:46 WIB

Longsor dan Banjir Terjang Sukabumi, Komunitas PMC Turun Tangan Kirim Bantuan

10 November 2025 - 15:47 WIB

Ordinariatus Castrensis Indonesia Turut Ambil Bagian Perdana dalam SAGKI 2025

4 November 2025 - 13:49 WIB

IPSM Bogor Selatan Peringati Isra Miraj

10 February 2025 - 14:05 WIB

Edufarm Malakasari: Transformasi Lahan Kota Menjadi Oase Pendidikan

6 July 2024 - 17:10 WIB

Trending on Citizen Journalist