Ribuan Warga Mulung Sampah Ciliwung

Komunitas Peduli Ciliwung (kpc) bersama dengan Pemerintah Kota Bogor kembali menggelar lomba mulung sampah Ciliwung untuk yang kesembilan kalinya, Sabtu (20/5/2017). Ribuan warga dari 13 kelurahan yang dilintasi Sungai Ciliwung ikut serta dalam lomba tersebut.

Koordinator Lomba Mulung Sampah Ciliwung ke-9, Hardiyanti mengatakan Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai strategis nasional yang saat ini kondisinya tercemar berat, baik oleh limbah dan sampah domestik maupun industri. Bukan hanya isu sampah, lebih luas isu kerusakan ekosistem daerah aliran sungai juga menjadi perhatian penting.

IMG-20170520-WA0007

Sampai saat ini, kata Hardiyanti, Ciliwung masih menjadi penopang kehidupan bagi masyarakatnya, dari hulu sampai hilir, sepanjang 120 km dari Puncak Bogor hingga bermuara di Teluk Jakarta. Lomba mulung sampah sendiri bertujuan untuk mencoba mengurai permasalahan sampah di Sungai Ciliwung yang melintasi Kota Bogor.

“Tahun lalu, sebanyak 15.939 karung sampah ukuran 25 kg terangkut dari dalam Sungai Ciliwung,” kata Hardiyanti. Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran warga untuk menjaga Ciliwung semakin meningkat. Selain itu, KPC juga berharap target Kota Bogor bebas sampah 2020 bisa terwujud di Ciliwung.

Apalagi, berdasarkan penelitian yang dilakukan KPC jumlah spesies ikan yang ada di Ciliwung semakin berkurang karena tercemarnya air sungai. Dari tahun ke tahun, jumlah peserta terus meningkat, tetapi diharapkan jumlah sampah yang terangkut semakin sedikit karena menunjukkan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. (Deni)

print

You may also like...