Papan Proyek Kota Pusaka Harus Dipasang

Proyek pembangunan Penataan Kawasan Kota Pusaka di Kota Bogor, Jawa Barat mulai dilaksanakan sejak beberapa pekan lalu, diduga tanpa memasang papan proyek disorot Komisi A DPRD Kota Bogor.

Menurut Ketua Komisi A, Jenal Mutaqin, jika memang benar pelaksana proyek tak memasang papan proyek pemberitahuan nama pekerjaan, nilai pekerjaan dan lama pengerjaan, maka harus ditegur agar segera dipasang. Karena hal tersebut sudah diatur dalam aturan.

“Saya memang ke lokasi untuk melihat perkembangan pekerjaan proyek yang menggunakan dana apbd Kota Bogor. Nah didekat tembok underpass ada papan proyek untuk yang menggunakan dana apbd kota, kalau yang dana apbn pusat saya memang tak melihatnya. Nanti kami cek. Komisi C juga kalau tidak salah akan ke lokasi,” kata Jenal kepada kabaronline.co.id Sabtu (18/9/2015).

Adanya protes dari salahsatu warga Bogor terkait tidak adanya papan proyek, lanjut Jenal, adalah hal wajar. Berarti warga Bogor teliti.

“Itu sudah diingatkan sama warga Bogor, itu sebagai bentuk dukungan warga Bogor terhadap proyek kota pusaka. Kalau memang belum dipasang segera dipasang saja papan proyeknya, sehingga masyarakat bisa mengetahui mau diapakan kotanya,” katanya.

Seperti diberitakan Proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PERA) tersebut meliputi pembangunan Plaza Tugu Kujang (berada di seberang Tugu Kujang) dan Gapura Pecinan di Surya Kencana, dan dikerjakan oleh PT Pinapan Gunung Mas selaku kontraktor pelaksana dengan nilai proyek 3,5 miliar tak memasang papan proyek.

Seperti dituturkan Ketua LSM Bersatu Wahyudin. “Semua proyek secara aturan harus memasang papan proyek yang isinya nama kegiatan, nilai proyek, waktu penyelesaian dan nama pelaksana. Tapi saya lihat di dua lokasi proyek yang menggunakan dana apbn tersebut tak terlihat papan proyek,” kata Wahyudin.

Memang lanjutnya, papan proyek tak ada imbas langsung terhadap hasil pekerjaan. Tapi aturan tetap aturan, setiap pekerjaan harus ada papan proyek.

“Di lokasi pembangunan plaza tugu kujang juga ada proyek penataan drainase dengan menggunakan dana APBD Kota Bogor, nah disitu ada papan proyeknya. Seharusnya kontraktor yang mengerjakan plaza tugu kujang dan pintu gerbang pecinan di suryakencana juga pasang papan,” katanya.

Wahyudin mengaku sudah melakukan protes langsung ke petugas pelaksana di lapangan, namun jawabannya tak memuaskannya. Dia juga sudah melayangkan protesnya ke kantor PU.

| ikbal |

print

You may also like...