Lawan Covid 19, Perumda Tirta Pakuan Sebar Ratusan Masker

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bersama Satpol PP Kota Bogor membagikan ratusan masker kain gratis kepada pedagang dan masyarakat di kawasan Pasar Anyar Jl MA Salmun, Selasa (14/4/2020).

Pembagian masker kain secara cuma-cuma ini merupakan upaya Tirta Pakuan bersama Satpol PP untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19 sekaligus mensosialisasikan penerapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu (15/4/2020) ini.

pdam1“Saat ini masif kampanye Gerakan Sejuta Masker Kain sebagai edukasi dan dan memenuhi kebutuhan masker bagi warga Kota Bogor agar tak mudah terserang virus. Nah Tirta Pakuan turut berkontribusi ke sana,” ujar Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan.

Tirta Pakuan bersinergi dengan Satpol PP Kota Bogor agar penyebaran dan sosialisasi penerapan PSBB lebih efektif.

“Jelas, penanganan Covid 19 ini harus dikerjakan bersama-sama. Makanya kita berkolaborasi dengan teman-teman Satpol PP agar sosialisasi bisa lebih menjangkau masyarakat luas,” kata Rino.

Selain penyebaran masker, Tirta Pakuan juga berkontribusi dengan penyediaan 18 unit perangkat cuci tangan portabel, penyemprotan cairan disinfektan, alat pelindungan diri untuk tenaga medis serta pembagian paket sembako pagi masyarakat terdampak Covid-19

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasi (Dalops) Satpol PP Kota Bogor Theo Patrocinio Freitas yang turut membagikan masker kain mengucapkan terima kasih atas partisipasi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

“Kami sudah berkali-kali membagikan masker kain kepada masyarakat. Kali ini bersama Perumda Tirta Pakuan di kawasan eks Presiden Teater dan Jalan MA Salmun. Sasarannya kepada para pedagang kaki lima, pengguna jalan, ojol, penarik beca dan termasuk anggota Satpol PP yang belum kebagian masker juga diberikan masker kain sebagai antisipasi terhadap penyebaran Covid-19,” papar Theo, sapaan akrabnya.

“kami berharap semoga PSBB yang dimulai besok bisa berjalan tepat waktu dan tidak diperpanjang. Sehingga Kota Bogor normal kembali dan Covid-19 bisa dikendalikan,” tutup mantan Kabid Lalulintas Dishub Kota Bogor itu.(*)

print

You may also like...