Kadis PUPR Ngaku Belum Pernah Keluarkan Izin PBG Mie Gacoan

Batalnya penyegelan Mie Gacoan NV Sidik di Jalan Pahlawan Bondongan Kecamatan Bogor Selatan oleh Satpol PP Kota Bogor, meski diketahui tak kantungi izin IMB atau PBG (persetujuan Bangunan Gedung) makin menarik untuk diikuti. Bahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rena De Frina mempertanyakan terkait sudah keluarnya izin PBG Mie Gacoan NV Sidik.

Menurut Kepala Dinas PUPR, Rena, PUPR sampai saat ini belum menandatangani apapun terkait perizinan yang diajukan perwakilan Mie Gacoan di Bogor Selatan Kota Bogor.

mie gacoan di wilayah lain di Kota Bogor yang disinyalir juga belum mengantungi izin PBG

“Sampai saat ini proses pengajuan PBG Mie Gacoan Jalan Pahlawan belum keluar dan masih dalam perbaikan dokumen,” kata Rena.

Yang lebih mengagetkan ternyata Mie gacoan yang ada di Jalan Soleh Iskandar, Jalan Raya Pajajaran, pun belum mengantungi izin PBG, padahal sudah beroperasi sejak lama. 

“Saya ada buktinya, salah satunya berupa dokumen. Bahkan, bisa dilihat atau di akses kalau pengajuan mereka kita kembalikan karena ada yang harus diperbaiki. Jadi, tidak ada yang sudah kita approve terutama di perihal izin PGB-nya. Jangankan PBG Mie Gacoan NV SIdik, mie gacoan ditempat lain seperti yang di Jalan Pajajaran, Jalan Soleh Iskandar pun belum kami keluarkan,” tegas Rena.

Rena menambahkan, untuk Mie Gacoan yang ada di Jalan Sholeh Iskandar dan Jalan Pajajaran juga statusnya sampai saat ini masih dalam perbaikan dokumen, meski sudah beroperasional sejak lama. 

“Mie Gacoan yang di Tajur malah tidak mengajukan izinnya ke PUPR,” tegas dia. 

Baca juga:

Klaim Urus Izin, Mie Gacoan NV Sidik Bikin Satpol PP Tak Berkutik

Jika Kasatpol PP Kota Bogor membahas Mie Gacoan Jalan Pahlawan hanya tinggal menunggu menunggu Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD), menurut Rena itu pernyataan yang ngaco.

“SKRD itu terakhir, setelah PGB-nya selesai. Nah, pada kenyataannya PGB sendiri belum ada,” tandasnya.

Pernyataan Kadis PUPR ini jelas bertolak belakang dengan statmen Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah yang batal melayangkan surat peringatan (SP) 3, sekaligus batal menyegel bangunan yang beroperasi tanpa mengantungi izin tersebut.

Menurut Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach, paska diterbitkannya SP 2 pihaknya terus melakukan komunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor dan manajemen Mie Gacoan. Bahkan Mie Gacoan telah datang ke kantor Satpol PP Kota Bogor di Jalan Pajajaran dengan menunjukkan bukti-bukti perizinan yang sudah mereka miliki.

Sebelum keluar SP3, kata Kasatpol PP, pihak Mie Gacoan telah menunjukkan bukti-bukti perizinan yang sudah mereka miliki.

“Berkas mereka lengkap. Siteplan sudah selesai semua sudah beres. Sudah diapprove permohonan PGB-nya oleh Dinas PUPR. Tinggal menunggu Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) saja,” kata Kasatpol PP.

Agus mengaku dilematis, karena di satu sisi beberapa pihak mendesak pihaknya bertindak tegas dengan menyegel gerai tersebut. Sedangkan di sisi lain pihak Mie Gacoan sudah on the track mengurus perizinannya. Dia juga menyebut, investor Mie Gacoan memiliki kelihaian dan pengalaman dalam membaca pergerakan aturan yang ada dan melihat celah yang bisa mereka mainkan. Dari itu, mereka bisa membuka banyak gerai di berbagai daerah.

Herman

Klaim Urus Izin, Mie Gacoan NV Sidik Bikin Satpol PP Tak Berkutik

 

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *