Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Headline

Jalan R3 Berlanjut, Pemkot Bogor Usulkan Exit Keluar di BNR

badge-check


					Jalan R3 Berlanjut, Pemkot Bogor Usulkan Exit Keluar di BNR Perbesar

Kemacetan yang kerap kali terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Bogor, sebentar lagi akan terurai. Hal ini lantaran Pemkot Bogor memastikan proyek pembangunan lanjutan jalan Regional Ring Road (R3) yang pembangunannya baru sampai Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, akan dilanjutkan. Kemarin, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mendatangi lokasi pembangunan lanjutan dari jalan Regional Ring Road (R3) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

Menurut Dedie,  saat ini akan dilakukan proses pembetonan jalan sepanjang kurang lebih 400 meter dengan lebar 18 meter di luar badan jalan dan pedestrian. Pembangunan lainnya yang bisa dilaksanakan hingga akhir tahun 2023, akan terus dikejar.

“Total dari ujung MBR Berkah ini kurang lebih 1,2 kilo (KM) panjangnya. Kemudian ada jembatan Ciliwung yang panjangnya kurang lebih 60 meter. Setelah itu dari jembatan dengan Kuntum dan Wangun kurang lebih masih ada 2 kilo (KM) lagi,” jelas Dedie di lokasi.

Untuk progres pembetonan jalan 400 meter ini baru land clearing sebesar 1,3 persen. Di luar itu, ada empat bidang lahan yang harus dibebaskan sampai batas jembatan. Namun, empat bidang ini sudah dikonsinyasi di pengadilan dan sudah melewati proses pengukuran dan penyelarasan.

Untuk diketahui pula, TPS3R MBR Berkah di Mutiara Bogor Raya juga terdampak pembangunan lanjutan R3. Namun Dedie memastikan, bahwa Dinas PUPR dan wilayah sedang mencarikan lokasi untuk relokasi.

“Bagaimanapun juga MBR Berkah sudah menjadi tujuan wisata edukasi dan ikon Kota Bogor,” singkatnya menambahkan.

Dengan progres sampai posisi saat ini, kata Dedie, menjadi capaian yang cukup baik. Dalam rangka konsistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperlancar lalu lintas di Kota Bogor dengan R3.

“Jalan ini ini tujuannya kan adalah mencoba untuk menyelesaikan dan mengurai padatnya lalu lintas yang masuk langsung ke Kota Bogor melalui Jalan Raya Tajur. Kemudian di Bogor Timur akan ada beberapa pembangunan besar. Seperti kantor pemerintahan, rumah sakit dan lain sebagainya, jalan ini untuk mendukung akses,” tegasnya.

“Kita juga sudah bicarakan dengan Marga Sarana Jabar bahwa kelanjutan berikutnya dari BORR dan ke BIRR akan terintegrasi. Sekarang exit dari gambarnya itu masih di Maseng. Tapi kita minta ada exit di BNR,” kata Dedie. pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Trending on Headline