AWAS Cacing Hati di Daging Sapi

image

Masyarakat diminta mewaspadai penyakit cacing hati yang banyak ditemui pada hewan kurban, terutama sapi. Maraknya penyakit cacing hati pada hewan kurban sapi salah satunya karena manajemen pemeliharaan sapi yang kurang baik, yakni diumbar (dilepas begitu saja).

Hal ini disampaikan dokter hewan dari Rumah Sakit Hewan Institut Pertanian Bogor, Ardillasunu Wicaksono, Kamis (3/9/2015).

Menurut dia, sejak melakukan pendampingan pemeriksaan hewan kurban tahun 1984 hingga saat ini, penyakit cacing hati selalu ditemui di sebagian hewan kurban jenis sapi.

“Untuk domba dan kambing relatif aman. Namun, untuk sapi dari tahun ke tahun selalu ditemukan cacing hati,” ujar Sunu.

Menurut dia, manajemen pemeliharaan hewan kurban di Indonesia masih kurang baik. Berbeda dengan di Australia yang sapinya berada di kandang dan diberi pakan pilihan serta teratur.

“Di kita, ketika sapi diumbar dan mencari makan sendiri, kadang-kadang siput yang menjadi perantara penyakit hati ikut termakan,” kata Sunu. Meski belum ada laporan yang menyatakan berbahayanya cacing hati sapi terhadap manusia, keberadaan cacing hati pada sapi menunjukkan daging kurban tidak layak.

“Kurban kan, harus memenuhi halalan toyiban. Halalnya sudah, tapi toyibnya atau layaknya tidak terpenuhi,” tambah Sunu. Meski demikian, perlakuan untuk hati yang ada cacingnya, petugas cukup menyayat dan memisahkannya untuk dibuang. Kecuali, seluruh bagian hati sudah mengalami pengerasan sehingga seluruh hati harus dibuang. | Deni |

print

You may also like...